Tugas Rekayasa Ide
BAB I
MASALAH
1.1 Latar Belakang Masalah
Dasar Informatika merupakan mata kuliah
wajib yang harus ditempuh sebanyak 3 sks pada program studi Ilmu Komputer.
Dasar Informatika merupakan mata kuliah yang mengajarkan tentang sejarah
perkembangan generasi komputer, jaringan komputer, dasar sistem operasi dan
lain-lain. Salah satu materi yang diajarkan di mata kuliah Dasar Informatika
adalah pengenalan Artificial Intelligence (AI).
Kecerdasan Buatan atau kecerdasan yang
ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau
Intelegensi Artifisial (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau hanya
disingkat AI) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti
ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam
suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat
dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan
antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan
saraf tiruan dan robotika.
Kecerdasan buatan atau artificial
intelligence (AI) memiliki banyak penerapan dan merupakan teknologi yang
mencetus masuknya era revolusi industri 4.0. Oleh karena itu, pentingnya
pemahaman akan penerapan dari artificial intelligence juga turut membantu
1.2
Rumusan Masalah
Penerapan sederhana dari artificial
intelligence (AI) dapat dilakukan dengan pembuatan program sederhana yang
menggunakan konsep pengambilan keputusan dengan menggunakan bahasa pemrograman
BASIC dengan menggunakan aplikasi VB.NET 2013.
1.3
Tujuan
Untuk menerapkan konsep sederhana dari
artificial intelligence (AI) agar meningkatnya pemahaman tentang bagaimana
konsep AI.
BAB II
ALTERNATIF METODE YANG SUDAH ADA
Beberapa contoh penerapan artificial intelligence saat
ini diantaranya :
2.1
Natural Language Processing (NLP)
NLP mempelajari bagaimana
bahasa alami itu diolah sedemikian hingga user dapat berkomunikasi dengan
komputer. Konsentrasi ilmu ini adalah interaksi antara komputer dengan bahasa
natural yang digunakan manusia, yakni bagaimana komputer melakukan ekstraksi
informasi dari input yang berupa natural language dan atau menghasilkan output
yang juga berupa natural language, misalnya pada system Automated online
assistant seperti gambar dan deteksi email spam yang cerdas (Ismaila Idris, 2012). Contoh Aplikasi
yang menggunakan NLP adalah Cortana, Google Assistant, Siri, dan lain-lain.
2.2
Computer Vision
Cabang ilmu ini erat
kaitannya dengan pembangunan arti/makna dari image ke obyek secara fisik. Yang
dibutuhkan didalamnya adalah metode-metode untuk memperoleh, melakukan proses,
menganalisa dan memahami image. Apabila cabang ilmu ini dikombinasikan dengan
Artificial Intelligence secara umum akan mampu menghasilkan sebuah visual
intelligence system. Akuisisi dan pemrosesan informasi berupa vision dapat
ditampilkan pada gambar dibawah
2.3
Game Playing
Game biasanya memiliki
karakter yang dikontrol oleh user, dan karakter lawan yang dikontrol oleh game
itu sendiri. Dimana kita harus merancang aturan-aturan yang nantinya akan
dikerjakan oleh karakter lawan. Game akan menjadi menarik apabila karakter
lawan (non-player) bereaksi dengan baik terhadap apa yang dilakukan oleh player.
Hal ini akan memancing penasaran user dan membuat game menarik untuk dimainkan.
Tujuan intinya adalah membuat non-player memiliki strategi yang cerdas untuk
mengalahkan player. Pada bidang ini, AI dibutuhkan, yaitu untuk merancang dan
menghasilkan game yang fun serta antarmuka antara man-machine yang cerdas dan
menarik untuk dimainkan.(S.
Bhuvaneswari, 2012)
2.4
Robotika
Robot membutuhkan
informasi vision untuk memutuskan aksi apa yang akan dilakukan. Penerapan saat
ini vision pada robot antara lain sebagai alat bantu navigasi robot, mencari
obyek yang diinginkan, inspeksi lingkungan dan lainnya. Vision pada robot menjadi sangat penting
karena informasi yang diterima lebih detail dibanding hanya sensor jarak atau
sensor lainnya. Misalnya dengan vision,
robot dapat mengenal apakah obyek yang terdeteksi merupakan wajah orang atau
bukan. Lebih jauh lagi, sistem vision
yang canggih pada robot membuat robot dapat membedakan wajah A dengan wajah B
secara akurat (Face recognition system menggunakan metode PCA, LDA dan lainnya)
(Turban, 1995)
BAB III
IDE BARU/IDE KREATIF
Penerapan
AI menjadi beberapa teknologi seperti yang dipaparkan diatas tentu saja
merupakan konsep lanjutan dari AI yang membutuhkan pengetahuan yang lebih dalam.
Oleh karena itu, penulis ingin memberikan contoh dari Penerapan AI sederhana
dengan menggunakan bahasa pemrograman yang sering digunakan yaitu BASIC dengan
menggunakan aplikasi VB.NET 2013. Penulis akan membuat sebuah contoh aplikasi
pengambilan keputusan yang pada dasarnya merupakan konsep utama dari AI itu
sendiri. Yaitu mensimulasikan kecerdasan manusia ke sebuah mesin, sehingga
mesin tersebut dapat berpikir layaknya manusia misalnya pengambilan keputusan.
Program yang nanti dibuat adalah program 4-puzzle-problem. Adapun
langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat program ini adalah:
1.
Merancang terlebih
dahulu bagan alir program yang akan dibuat
2.
Mengimplementasikan
bagan alir yang sudah dibuat menjadi algoritma
3.
Mengimplementasikan
algoritma yang sudah dibuat ke bahasa pemrograman
4.
Lakukan proses
debugging untuk memeriksa apakah ada typo atau kesalahan dalam penulisan
sintaks saat proses coding
5.
Jalankan program
·
Kelebihan Ide Ini
Kelebihan dari program
ini adalah ringkas, dan mudah dipahami tetapi tetap mengandung konsep
Artificial Inteligence yaitu kemampuan untuk mengambil keputusan
·
Kelemahan Ide Ini
Kelemahan dari program
ini adalah tidak dapat diaplikasikan dan menjadi problem solver untuk semua
orang
DAFTAR PUSTAKA
Konar, Amit. 2003. Artificial Intelligence and Soft
Computing: Behavioral and
Cognitive Modeling of the Human
Brain. CRC Press
: India.
E. Turban, Decision
Support and Expert Systems, 1995.
Ismaila Idris, Model and Algorithm in Artificial Immune
System for Spam
Detection, International Journal of Artificial Intelligence and Applications,
vol. 4(1), 2012
S.Bhuvaneswari, Man-Machine Interface, International Journal
of Artificial
Intelligence and Applications, vol.
3(1), 2012.
Komentar
Posting Komentar